Posts filed under 'Konsentrasi belajar'

Konsentrasi belajar

Dalam mencapai suatu tujuan akan muncul berbagai masalah yang merupakan suatu hal yang biasa. Masalah yang ditemui dalam proses belajar tentu bervariasi, akan tetapi yang paling menonjol biasanya adalah kesulitan dalam berkonsentrasi, mengikuti disiplin yang secara konsisten dan tekanan kajiwaan atau stres.

Kemampuan berkonsentrasi setiap individu sangat bervariasi. Pada umummya individu peserta belajar konsentrasi akan mudah terpecah jika mengalami sedikit gangguan saja, sementara bagi perserta belajar yang lain sangat sulit untuk berkonsentrasi.

Pada peserta yang mengalami hal yang demikian keinginan untuk berkonsentrasi yang kuat hanya akan menimbulkan perasaan frustasi. Sebagaimana diketahui bahwa konsentrasi bukanlah sebuah proses yang dapat dilangsungkan atau tidak. Betapapun diperlukan dan diinginkannya, seseorang belum tentu dapat berhasil dalam berkonsentrasi, sehingga diperlukan langkah untuk mengatasinya.

Untuk mengatasi masalah ini terlebih dahulu disepakati bahwa berkonsentrasi adalah berpikir. Sehigga dikatakan bahwa seorang yang berkonsentrasi jika dia berpikir tentang suatu hal. Selanjutnya konsentrasi bulat atau fokus jika dia hanya memikirkan hal tersebut.

Yang harus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berkonsentrasi adalah harus memahami kelemahan yang dimiliki individu peserta belajar dan mengendalikannya. Secara garis besar gangguan yang mempengaruhi konsentrasi dapat dikelompokan menjadi dua yaitu gangguan luar dan gangguan dalam.

Gangguan luar timbul jika individu peserta belajar tidak mengalami kecocokan atau tidak terkondisikan untuk belajar pada lingkungan yang mereka tempati. Disamping itu minimnya fasilitas untuk kegiatan belajar juga dapat dikategorikan gangguan luar yang mempengaruhi konsentrasi individu. Fasilitas dan peralatan belajar yang mendukung seringkali menjadi hambatan dalam berkonsentrasi.

Gangguan luar yang dialami individu yang satu dengan yang lain tidaklah memiliki kesamaan. Sebaai contoh beberapa individu lebih menyukai suasana belajar yang terdapat musik didalamnya, sedangkan peserta belajar yang lain tidak menginginkannya.

Gangguan dalam yang sangat menonjol adalah kondisi psikis atau kejiwaan peserta belajar yang mencakup kesiapan belajar, minat untuk belajar dan target-target yang akan dicapai oleh individu peserta belajar.

Idealnya dalam proses belajar pembimbing diharapkan memiliki kesiapan yang tinggi untuk menghadapi individu peserta didik yang memiliki minat belajar tidak begitu besar. Sehingga target yang akan diperoleh sesuai dengan minat dan kemampuan individu peserta belajar.

Kiat-kiat untuk mengatasi masalah berkonsentrasi:

  • Membuat target atau perencanaan yang baik sesuai dengan kondisi yang ada
  • Mempersiapkan diri untuk belajar pada kondisi yang nyaman
  • Menghilanglan kebiasaan jelek seperti melamun
  • Segera menyelesaikan masalah-masalah pribadi yang dialami
  • Menyamakan minat terhadap setiap pelajaran yang diberikan
  • Mengantisipasi semua kemungkinan yang akan diperoleh setelah semua usaha dilakukan
  • Mencari alat untuk mengurangi kejenuhan sesudah proses belajar. Seperti main game, nonton film dan mendengarkan musik. Seimbangkan keduannya.
  • Mencari teman yang kompetitif sebagai kompetitor
  • Mencari perbandingan metode pembelajaran agar belajar kamu lebih beragam dan tidak monoton.

Selamat berkonsentrasi dalam belajar!!

2 comments November 11, 2007


Calendar

November 2009
M T W T F S S
« Nov    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Posts by Month

Posts by Category